IT dan Kode Etik Profesional Seorang IT

IT dan Kode Etik Profesional Seorang IT

IT dan Kode Etik Profesional Seorang IT
IT dan Kode Etik Profesional Seorang IT

Sebagaimana yang kita ketahui, sikap profesional itu sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam menjalani setiap profesi pada bidang tertentu. Sebagai salah satu contohnya sikap profesionalisme di bidang Information Technology (IT). Dalam menjalankan profesi sebagai seorang IT, tentunya kita harus mengetahui bagaimana ciri-ciri profesionalisme di bidang IT dan mengetahui juga kode etik profesional seperti apa yang harus dimiliki oleh seorang IT.

Untuk itu sebagai seorang IT yang profesional kita harus mengetahui ciri-ciri professionalisme yang harus diperhatikan di bidang IT itu seperti apa, agar kita dapat menjalankan profesi tersebut dengan sebaik-sebaiknya dan penuh tanggung jawab.

Ciri-ciri profesionalisme dibidang IT:

•) Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya dibidang IT.

•) Memiliki pengetahuan yang luas tentang segala hal yang meliputi manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi.

•) Memiliki ilmu dan pengalaman yang disertai kecerdasan dalam manganalisis dan menyelesaikan suatu masalah, peka terhadap situasi, serta cepat, tepat dan cermat dalam mengambil keputusan ketika dibutuhkan.

•) Memiliki sikap orientasi ke depan sehingga mampu mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi dalam mengikuti perkembangan dunia IT.

•) Mampu beradaptasi dan bekerja sama dalam timnya (Team Work) dengan disiplin etika yang diterapkan.

Setelah mengetahui ciri-ciri profesionalisme dibidang IT tersebut, maka kita juga harus mengetahui kode etik profesionalisme yang harus diterapkan dan dijalankan sebagai sebagai seorang IT yang profesional. Kode etik profesional ini merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional agar tidak dapat merusak dan menyimpang dari etika profesi pada bidang yang dijalaninya.

Kode etik profesional yang harus dimiliki oleh seorang IT:

•) Dalam ruang lingkup TI, sebagai seorang profesional kita mempunyai tanggung jawab untuk menerapkan etika profesi teknologi informasi yang memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitannya dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, dan antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang professional dengan klien (pengguna jasa) misalnya dalam pembuatan sebuah program aplikasi.

•) Dalam pembuatan program, seorang profesional tidak dapat membuat program sesuai kehendaknya, tapi ada beberapa hal/etika/aturan yang harus diperhatikan dari mulai awal pembuatan program sampai program tersebut selesai. Dia harus bisa mempertimbangkan dan memperhatikan untuk apa program tersebut dibuat sesuai kebutuhan kliennya.

•) Seorang profesional harus mampu berfikir bagaimana menerapkan dan membuat keamanan (security) pada sistem kerja program aplikasi yang dibuatnya agar terproteksi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengacaukan sistem seperti : hacker, cracker, dan sebagainya.

Baca Juga :