Kebutuhan Manusia

Table of Contents

Kebutuhan Manusia

Kebutuhan Manusia

Kata kebutuhan nampaknya tidaklah asing di telinga kita. Setiap manusia yang hidup pasti mempunyai kebutuhan untuk menjalankan kehidupannya sehari-hari. Kebutuhan manusia pun beraneka ragam, tentunya akan berbeda kebutuhan manusia yang satu dengan kebutuhan manusia yang lain. Contohnya saja di dalam keluarga kita, kebutuhan kita pasti akan berbeda dengan kebutuhan orang tua kita dimana kita membutuhkan buku pelajaran untuk menunjang proses kita untuk menuntut ilmu di sekolah, sedangkan orang tua tidak membutuhkan buku pelajaran.

Tau tidak guy’s? Kebutuhan merupakan sesuatu yang harus dipenuhi, tanpanya aktivitas hidup manusia akan terganggu. Misalnya saja kebutuhan akan pakaian, kita bisa saja hidup tanpa mengenakan pakaian, namun kebayang gak? Klo kita harus beraktivitas sehari-hari tanpa menggunakan pakaian. Saat udara dingin, kita kedinginan. Saat terkena sinar matahari, kita kepanasan. Dan yang paling penting, kita akan merasa risih untuk berjalan keluar rumah,…hehehe,….oleh karenanya, kebutuhan adalah sesuatu yang harus kita penuhi dalam hidup.

Mengapa kebutuhan itu selalu muncul?

Selama kita hidup, kebutuhan pasti akan selalu muncul. Demikian karena sifat manusia yang tidak pernah merasa puas akan suatu hal. Alhasil kebuthan manusia akan menjadi tidak terbatas, yang mana kebutuhan manusia akan bertambah terus, baik macam, jumlah, dan mutunya. Kalian nyadar nggak? Setiap kali kalian membeli sesuatu untuk memenuhi kebutuhan kalian misalkan saja pakaian, terkadang kita beli pakaian awalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan kita untuk melindungi tubuh, namun seiring waktu berjalan, kita pasti malu klo pake pakaian tidur ke sekolah apalagi ke mall, hehe,….mode n fashion terus berkembang dan semakin beragamlah kebutuhan manusia, hanya dari satu jenis kebutuhan lho yakni sandang belum lagi kebutuhan yang lainnya.

Karena kebutuhan kita banyak dan akan semakin banyak dan semakin beragam dan tidak akan pernah berakhir, maka seyogyanya kita perlu bertindak rasional artinya kita harus berbuat sesuatu agar tidak melakukan pemborosan dalam memenuhi kebutuhan kita dan dapat bertindak seefisien mungkin dalam memenuhi kebutuhan kita.

Oke, sekarang kita lanjut pembicaraan kita pada kebutuhan menurut ilmu ekonomi,…..toh kita khan sedang belajar ilmu ekonomi,….so kebutuhan yang akan dibahas disini yang kebutuhan menurut penjabaran dari ilmu ekonomi, dengan demikian diharapkan kita bisa lebih bijaksana dalam mengelola pemenuhan kebutuhan kita,.

Ilmu ekonomi membagi kebutuhan menjadi beberapa jenis tergantung dari segi apa kebutuhan itu sendiri berasal.

  1. KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS KEGUNAANNYA

Menurut intensitas kegunaannya kebutuhan manusia dibagi menjadi tiga kebutuhan yakni kebutuhan primer, kebutuhan sekunder dan kebutuhan tertier.

1) Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer merupakan kebutuhan dasar yang paling utama dan harus dipenuhi oleh manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya secara wajar. Menurut ILO (International Labour Organization) bahwa kebutuhan primer adalah kebutuhan fisik minim masyarakat, berkaitan dengan kecukupan kebutuhan pokok setiap masyarakat, baik masyarakat kaya maupun miskin. Kebutuhan pokok ini meliputi kecukupan pangan dan gizi, sandang, perumahan, pendidikan, pelayanan kesehatan dan sarana-sarana pendukung lainnya seperti transportasi, persediaan air minum, rasa aman, dan sebagainya.

2) Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang sifatnya melengkapi kebutuhan primer dan kebutuhan ini baru terpenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini bukan berarti tidak penting, karena sebagai manusia yang berbudaya, yang hidup bermasyarakat sangat memerlukan berbagai hal lain yang lebih luas dan sempurna, baik mengenai mutu, jumlah, dan jenisnya. Contoh kebutuhan sekunder antara lain televisi, kulkas, sepeda motor, dan kebutuhan-kebutuhan lain yang mendukung kebutuhan primer.

3) Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier timbul setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Pada umumnya, kebutuhan tersier ini disebut kebutuhan mewah, karena pemenuhan kebutuhannya tertuju pada barang-barang mewah yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang berpenghasilan tinggi. Contohnya perhiasan berlian, rumah mewah, mobil mewah, dan lain-lain. Apabila seseorang dapat memenuhi kebutuhan tersiernya, maka dapat meningkatkan status sosial (prestise)nya di masyarakat.

  1. KEBUTUHAN MENURUT WAKTU PEMENUHANNYA

Menurut waktu pemenuhannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi empat yakni kebutuhan sekarang, kebutuhan yang akan datang, kebutuhan yang tidak diduga, dan kebutuhan sepanjang waktu.

1) Kebutuhan Sekarang

Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga dan tidak dapat ditunda-tunda lagi agar manusia tidak mendapat kesulitan. Misalnya: obat untuk orang sakit, air minum untuk orang yang sedang dahaga, pakaian untuk sekolah, dan sebagainya. Contoh lain keadaan negara yang aman dan stabil merupakan kebutuhan sekarang, agar rakyat Indonesia dapat membangun negeri ini.

2) Kebutuhan akan Datang

Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang dapat dipenuhi pada hari esok. Bila kebutuhan ini tidak terpenuhi, tidak akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidup seseorang. Contohnya, tabungan. Seseorang yang menabung, berarti ia memenuhi kebutuhan yang akan datang.

3) Kebutuhan yang Tidak Terduga

Kebutuhan ini muncul jika sesuatu terjadi secara tidak terduga, yang sifatnya insidentil. Contohnya, orang yang tiba-tiba sakit, akan membutuhkan obat atau perlu periksa ke dokter.

4) Kebutuhan Sepanjang Waktu

Kebutuhan ini terjadi sepanjang waktu dan tidak ada batasannya. Contohnya, belajar menuntut ilmu.

  1. KEBUTUHAN MENURUT SIFATNYA

Menurut sifatnya kebutuhan manusia dibagi menjadi dua jenis, yakni kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani

1) Kebutuhan Jasmani

Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang secara alami dirasakan oleh fisik atau jasmani manusia. Kebutuhan ini meliputi seluruh kebutuhan yang sifatnya kebendaan misalnya kebutuhan akan makan, pakaian, olahraga, rumah, dan lain-lain.

2) Kebutuhan Rohani

Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang sifatnya memperoleh kepuasan rohani. Kebutuhan ini tidak tampak secara nyata. Hanya orang yang bersangkutan yang merasa- kan secara langsung. Jika kebutuhan ini ter- penuhi manusia merasa secara batiniah terpuas- kan kebutuhannya dan ia akan merasa bangga, bahagia, senang ataupun perasaan gembira. Contohnya, mendapatkan kasih sayang, hiburan, rekreasi, menjalankan ibadah, dan lain-lain.

Sumber : https://solopellico3p.com/