Pengertian Aqidah Menurut Bahasa, Istilah

Pengertian Aqidah Menurut Bahasa, Istilah

Pengertian Aqidah

Pengertian Aqidah

Di kutip dari wikipedia, akidah berasal dari bahasa arab اَلْعَقِيْدَةُ al-aqidah yang berarti iman, maskdunya semua sistem kepercayaan atau keyakinan bisa di anggap sebagai salah satu aqidah. aqidah islam sendiri di dasarkan pada hadist jibril yang mengandung definisi islam, rukun islam, rukun iman, ihsan dan peristiwa hari akhir.

Pengertian Aqidah Menurut Bahasa

Dari segi bahasa etimologi aqidah berasal dari bahsa arab “aqad” yang memiliki makna atau ikatan yang mampu menyimpulkan sesuatu.

Pengertian Aqidah Menurut Istilah

Menurut istilah, aqidah berarti sebuah kepercayaan, keyakinan atau keimanan yang tidak mudah terurai oleh segala bentuk pengaruh apapun, karena aqidah itu ada di diri seseorang dan dialah yang mengaturnya.

Pengertian Aqidah Menurut Para Ahli Ulama

Pengertian Aqidah Menurut Hasan al-Banna
Menjelaskan bahwa aqidah adalah perkara yang harus dan wajib untuk di yakini oleh hati seseorang. hal tersebut menyangkut tentang ketentraman hati dan jiwa dan tidak ada sedikitpun keraguan di dalamnya.

Pengertian Aqidah Menurut Imam Al-Ghazali

Beliau menerangkan bahwa aqidah telah tumbuh dalam jiwa seseorang, maka orang tersebut akan merasa bahwa hanya allah swt lah yang penguasa seluruh alam semesta, dan semua yang ada di dalamnya hanyalah makhluk belaka.

Pengertian Aqidah Menurut Abdullah Azzam

Menurut beliau, aqidah merupakan iman dengan semua rukun-rukunnya, yang di maksud adalah rukun iman yang berjumlah 6 rukun, yaitu kepercayaan akan adanya allah swt, malaikat-malaikat allah, kitab-kitab allah, nabi-nabi allah, hari akhir, serta qadha dan qadar.

Pengertian Aqidah Menurut Ibnu Taimiyah

Dalam bukunya yang berjudul “aqidah al-wasithiyah” beliau menerangkan bahwa aqidah adalah suatu perkara dalam hati dan jiwa yang harus di benarkan dan di luruskan agar menjadi tenang, tentram tanpa ada keraguan apapun di dalamnya.

Pengertian Aqidah Menurut Abu Bakar Jabir Al-Jazairy

Menurut beliau, aqidah merupakan kebenaran yang dapat di terima oleh manusia berdasarkan akal, wahyu dan fitrah. semua kebenaran tersebut terpatri dalam hati manusia dan di yakini kesahihannya secara pasti.

Sumber : https://ngelag.com/