SMKN 1 Sambut Program Ramah Anak di Sekolah

SMKN 1 Sambut Program Ramah Anak di Sekolah

SMKN 1 Sambut Program Ramah Anak di Sekolah

Program ramah anak yang telah disosialisasi Dinas Pendidikan Kota Bogor,

Polres Bogor Kota, hingga kepala sekolah seKota Bogor, rupanya mendapat respon positif dari semua pihak, salah satunya SMKN 1 Kota Bogor. Kepala SMKN 1 Kota Bogor Chairil Anwar mengatakan, sebenarnya program ramah anak ini sudah lama di implementasikan di SMKN 1 Kota Bogor, melalui pelayanan yang ramah dalam pemberian pelajaran pada peserta didik oleh guru. Salah satunya dengan menciptakan suasana kekeluargaan yang akrab, agar siswa merasa betah berada di lingkungan sekolah, serta guru tidak pernah melakukan kekerasan atau menghardik siswa, itulah implementasi dari program ramah anak.

“Dalam penerapannya ditunjang pula oleh budaya 5-S, yaitu senyum, salam, sapa,

sopan dan santun,”kata Chairil kepada Metropolitan, kemarin.

Selain diantara siswa, sambung dia, ditujukan juga bagi para pengajar agar melakukan gerakan 5S yang terus menumbuhkan budaya malu.

“Seperti malu karena datang terlambat, malu jika melanggar peraturan, malu untuk berbuat salah, malu karena belajar tidak berprestasi dan malu karena tugas tidak selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Terpisah, Humas SMKN 1 Kota Bogor Nani Maryani menjelaskan, bahwa Permendikbud No 21 tahun 2015

, tentang kegiatan wajib dalam pembiasaan, baik itu untuk menumbuhkan budi pekerti yang dilakukan setiap hari disekolah.

“Para sisiwa telah diberikan semacam aturan seperti sebelum belajar, siswa berdoa terlebih dahulu dengan bimbingan guru lalu diteruskan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama – sama,” bebernya

Menurutnya, adanya pengantar yang sifatnya berkenaan dengan penerapan disiplin, sopan santun, dan kebersihan, kemudian 15 menit sebelum meninggalkan kelas pada jam pelajaran terakhir, sebelum pulang siswa yang piket diwajibkan membersihkan kelas terlebih dahulu dengan dibawah pengawasan guru yang mengajar pada jam terakhir.

“Kami melakukan kegiatan ini tidak hanya sesekali saja, tetapi secara berulang dan setiap hari, karena kami yakin jika dilakukan secara rutin, maka akan tumbuh sifat terbiasa pada siswa, baik itu untuk penerapan sopan santun dan kebersihan, contohnya tidak membuang sampah sembarangan, dan cium tangan jika bertemu guru,”tukasnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SFD5T8J