Tren Fintech Terbaru, Simpan Emas Secara Digital

Tren Fintech Terbaru, Simpan Emas Secara Digital

Tren Fintech Terbaru, Simpan Emas Secara Digital

Seiring perkembangan era digital di tanah air, menyimpan logam mulia emas pun kini

bisa dalam bentuk digital. Layaknya rekening tabungan, nasabah bisa ‘mencairkan’ simpanannya kapan saja dalam pecahan 0,5 gram emas 24 karat.

Jika Anda ingin mencoba menyimpan emas digital, setidaknya ada tiga startup di Indonesia yang berkecimpung dalam industri ini. Mereka adalah Lakuemas, Masduit, dan Treasury.

Khusus Treasury, startup yang didirikan oleh Dian Supolo ini sudah

menjadi anggota Aftech (Asosiasi Fintech Indonesia). Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai jual-beli-simpan emas digital ini bisa mengunjungi booth Treasury di pameran Indonesia Fintech Expo 2019 di JCC selama dua hari pada 23 dan 24 September.

Kepada Selular.ID, Head of Brand Development Treasury Narantara Sitepu memaparkan penawaran dan diferensiasi platformnya dibandingkan pemain lain.

“Treasury menawarkan simpanan emas mulai dari Rp20.000, mencetak emas

dengan pecahan 0,5 gram, dan update harga emas per menit,” ujar Narantara di sela pameran Treasury di Indonesia Fintech Expo 2019, di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Dengan update harga emas per menit, konsumen akan mendapatkan harga terbaik setiap saat dan mendapatkan transparansi, karena harga emas mengikuti update global per menit dari London Metal Exchange (LME).

Untuk transaksinya, pelanggan bisa menggunakan sejumlah metode yang disediakan, mulai dari transfer bank, e-wallet, Gopay, dan lain-lain.

 

Sumber :

https://dogetek.co/