UNBK di Jawa Barat Sesuai Target dan Tanpa Kebocoran

UNBK di Jawa Barat Sesuai Target dan Tanpa Kebocoran

UNBK di Jawa Barat Sesuai Target dan Tanpa Kebocoran

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 di Jawa Barat

sudah sesuai dengan target. Yakni 100 persen pelaksanaan berbasis komputer. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 2 Bandung, Jalan Ciliwung No. 4, Cihapit, Kota Bandung pada Senin, 2 April 2018.

Ahmad Heryawan didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Ahmad Hadadi, meninjau hari pertama pelaksanaan UNBK SMK yang akan berlangsung hingga 5 April 2018 mendatang. Gubernur Jawa Barat mengatakan pelaksanaan UNBK di Jawa Barat dipastikan tidak ada kebocoran soal.

Menurut Ahmad Heryawan, pelaksanaan UNBK akan minim kebocoran

karena pelaksanaannya berbasis komputerisasi, selain itu jenis soalnya pun beragam, sehingga setiap peserta didik akan mendapatkan soal yang berbeda satu sama lain.

“Keistimewaannya tentu ini adalah jaminan untuk tidak ada kebocoran, antara siswa dengan tetangganya sebelah kiri kanan tidak ada yang sama. Kalau saling mencontek malah hancur (nilainya) karena yang dicontek beda soalnya. Jadi, tidak hanya secara moral menginginkan tidak adanya kecurangan dalam ujian, akan tetapi secara sistem pun kita buat untuk tidak bisa dimanipulasi dan tidak ada kecurangan,” ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Sementara itu, siswa SMK yang melaksanakan UNBK di Jawa Barat berjumlah 314.275 siswa

. Ujian dibagi menjadi tiga sesi, dengan server sebanyak 8.816 server dan 260.956 unit komputer. Mata pelajaran yang diujikan terdiri atas Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

Jumlah keseluruhan SMA, SMK dan MA yang mengikuti UNBK adalah 5330, dengan rincian SMA 1530 sekolah, SMK 2682 sekolah dan MA 1118 sekolah. Untuk SMK sendiri, sebanyak 2.414 SMK di Jawa Barat melaksanakan UNBK secara mandiri, sedangkan 268 SMK melaksanakan UNBK di sekolah lain.

 

Baca Juga :